Permohonan maaf itu disambut dengan tepuk tangan panjang dari peserta apel. Bagi sebagian ASN, ucapan tersebut menjadi gambaran tentang sosok pemimpin yang tidak hanya tegas dalam bekerja, tetapi juga rendah hati dalam mengakhiri masa pengabdiannya.

Menjelang berakhirnya masa tugas, Hasan Heri Rambe meninggalkan tiga pesan penting yang diharapkannya dapat menjadi pedoman bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.
Pesan pertama adalah menjaga integritas dan disiplin dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama yang menentukan kualitas birokrasi dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Pesan kedua adalah terus meningkatkan profesionalisme. Ia menilai tantangan pemerintahan akan semakin kompleks sehingga ASN dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kapasitas diri.
Sementara pesan ketiga adalah menjaga kekompakan dan solidaritas antarsesama aparatur. Baginya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekuatan kerja sama dalam sebuah tim.
Selain menyampaikan pesan kepada ASN, Hasan Heri Rambe turut mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus mendukung kepemimpinan Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., dan Wakil Bupati H. Jamri, S.T.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan dukungan seluruh elemen birokrasi agar visi besar Kabupaten Labuhanbatu dapat diwujudkan secara maksimal.
“Mari kita terus mendukung visi dan misi Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati. Bersama-sama kita bangun Labuhanbatu yang lebih maju, lebih baik, dan lebih sejahtera bagi masyarakat,” ujarnya.
Menjelang akhir sambutan, suasana haru semakin terasa ketika Hasan Heri Rambe menyampaikan salam perpisahan kepada seluruh ASN yang selama ini membersamainya dalam perjalanan panjang birokrasi.
Dengan suara yang terdengar lebih pelan, ia memohon doa agar masa purna bakti yang akan dijalani bersama keluarga diberikan keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan.
“Mari kita wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar, Membangun Desa Menata Kota. Akhir kata, saya mohon pamit dan mohon doa agar di masa purnabakti ini, saya dan keluarga diberikan kesehatan serta keberkahan,” tutupnya.
Apel pagi itu akhirnya berakhir seperti biasanya. Namun bagi banyak ASN yang hadir, Senin pagi tersebut akan dikenang sebagai hari ketika seorang birokrat senior mengakhiri pengabdian panjangnya dengan penuh ketulusan.
Selama 28 tahun, Hasan Heri Rambe telah menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Kabupaten Labuhanbatu. Kini, ketika masa tugasnya berakhir, jejak pengabdian itu akan tetap dikenang sebagai bagian dari sejarah birokrasi daerah.
Kepergiannya dari kursi Sekretaris Daerah bukan sekadar berakhirnya jabatan administratif. Lebih dari itu, sebuah babak panjang pengabdian telah ditutup dengan hormat, meninggalkan teladan tentang dedikasi, loyalitas, dan pengabdian kepada daerah yang dicintainya, Labuhanbatu. (Red)










