Menu

Mode Gelap
RSUD Rantauprapat Tegaskan Pasien Viral Tetap Ditangani Polres Labuhanbatu Gagalkan 3,87 Kg Sabu dalam Bus ALS Polres Labuhanbatu Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba, 7 Bong dan 11 Motor Diamankan Polres Labuhanbatu Sita 1,54 Gram Sabu di Kualuh Hilir Kodim 0209/LB-Polres Labuhanbatu Gagalkan 4 Kg Sabu Internasional Ratusan Pegawai RSUD Rantauprapat Bekali Public Speaking

Daerah

RSUD Rantauprapat Tegaskan Pasien Viral Tetap Ditangani

badge-check


					Wakil Direktur Pelayanan dr. Yudha Jusliansyah Sitorus, dalam press release di Ruang Rapat Gedung C Lantai 4, Selasa (08/09/2026) Perbesar

Wakil Direktur Pelayanan dr. Yudha Jusliansyah Sitorus, dalam press release di Ruang Rapat Gedung C Lantai 4, Selasa (08/09/2026)

AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu – RSUD Rantauprapat akhirnya memberikan penjelasan terkait video viral yang memperlihatkan seorang pasien kecelakaan di area Instalasi Gawat Darurat (IGD), Senin lalu (07/09/2026).

Manajemen rumah sakit memastikan kejadian tersebut bukan penolakan pasien. Saat itu, kondisi IGD memang sedang penuh sehingga petugas harus mengatur pasien yang datang sambil menunggu ruang pelayanan tersedia.

Penjelasan itu disampaikan Direktur RSUD Rantauprapat dr. H. Ady Subrata, Sp.A., melalui Wakil Direktur Pelayanan dr. Yudha Jusliansyah Sitorus, dalam press release di Ruang Rapat Gedung C Lantai 4, Selasa (08/09/2026).

Selain keterangan dalam press release tersebut, manajemen RSUD Rantauprapat juga mengirimkan dokumen resmi terkait kronologi kejadian kepada redaksi AkarRumput.com.

Dokumen tersebut memuat hasil klarifikasi dan penelusuran internal rumah sakit mengenai kejadian yang kemudian menjadi viral di media sosial. Di dalamnya dijelaskan kondisi IGD saat pasien tiba, peran petugas keamanan hingga proses pemeriksaan dan penanganan medis terhadap pasien.

Dr. Yudha mengatakan, pihak rumah sakit langsung melakukan evaluasi setelah video tersebut beredar.

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada saat pasien datang ke IGD.

“Setelah kami lakukan evaluasi ke bawah, mencari kondisi seperti apa yang terjadi pada hari yang viral itu, sebenarnya bukan dilakukan penolakan,” kata dr. Yudha (Selasa, 08/09/2026).

Ia menjelaskan, RSUD Rantauprapat merupakan rumah sakit rujukan yang tidak hanya melayani masyarakat Labuhanbatu.

Pasien dari Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, hingga beberapa daerah lain juga datang untuk mendapatkan pelayanan.

“Rumah sakit kami bukan hanya menerima pasien dari Labuhanbatu, tapi juga dari beberapa kabupaten tetangga seperti Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat IGD cukup sering mengalami kepadatan.

Bahkan ketika kejadian berlangsung, terdapat tiga pasien yang masih menjalani pelayanan dengan posisi duduk di kursi roda.

Karena kondisi IGD penuh, keluarga pasien terlebih dahulu diberikan penjelasan mengenai situasi di dalam ruangan.

“Kita mau menjelaskan dulu kepada keluarga pasien bahwasannya kondisi di dalam seperti apa. Kalau pasien atau keluarga bersedia sementara kita tempatkan di kursi roda, barulah kita bawa ke dalam,” jelasnya.

Dr. Yudha menduga persoalan tersebut lebih berkaitan dengan perbedaan pemahaman antara keluarga pasien dan petugas di lapangan.

Dalam video yang beredar, terlihat petugas keamanan berada di sekitar pasien.

Namun, pihak rumah sakit menjelaskan bahwa petugas keamanan bukan tenaga medis dan tidak memiliki kewenangan menentukan apakah seorang pasien harus mendapat tindakan medis atau tidak.

Tugas utama mereka adalah menjaga keamanan, ketertiban dan mengatur akses di lingkungan rumah sakit.

Di sisi lain, petugas keamanan juga kerap membantu pasien yang baru tiba.

“Biasanya mereka membantu untuk mengambilkan brankar sorong atau kursi roda, atau apa yang bisa untuk membantu pasien. Terkadang membantu menurunkan pasien dari mobil atau angkutan yang datang ke rumah sakit,” timpal dr. Yudha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Labuhanbatu Gagalkan 3,87 Kg Sabu dalam Bus ALS

7 September 2026 - 19:50 WIB

Polres Labuhanbatu Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba, 7 Bong dan 11 Motor Diamankan

7 September 2026 - 15:09 WIB

Polres Labuhanbatu Sita 1,54 Gram Sabu di Kualuh Hilir

7 September 2026 - 14:30 WIB

Kodim 0209/LB-Polres Labuhanbatu Gagalkan 4 Kg Sabu Internasional

5 September 2026 - 22:30 WIB

Ratusan Pegawai RSUD Rantauprapat Bekali Public Speaking

4 September 2026 - 13:39 WIB

Trending di Daerah