Ia menambahkan, pembinaan generasi muda perlu dilakukan secara bersama-sama. Pemuda tidak hanya diarahkan aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, sinergi tersebut dapat menjadi salah satu upaya memperkuat wawasan kebangsaan. Selain itu, kegiatan positif juga dapat membantu mengarahkan generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkotika dan kenakalan remaja.
Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji juga menegaskan pentingnya keberadaan pemuda masjid dalam pembinaan moral generasi penerus.
“Pemuda dan remaja masjid merupakan aset berharga dalam menjaga moralitas dan ketahanan wilayah. Kodim 0209/LB siap mendukung kegiatan keagamaan yang membangun karakter generasi penerus,” tegas Letkol Kav Hanung Kaptiaji.
Ia berharap semangat Milad ke-21 menjadi momentum bagi JPRMI untuk memperluas kegiatan yang menyentuh kebutuhan generasi muda. Peran tersebut dinilai penting di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat.
JPRMI Labuhanbatu diharapkan terus menjadi ruang bagi pemuda untuk berkegiatan secara produktif. Pembinaan berbasis masjid juga dapat memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta akhlak generasi muda.
Peringatan Milad ke-21 akhirnya bukan sekadar seremoni organisasi. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa pembentukan karakter membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Melalui sinergi Kodim 0209/Labuhanbatu, JPRMI, pemerintah daerah, tokoh agama, dan elemen masyarakat, pembinaan pemuda diharapkan terus berkembang. Semangat “Menjaga Estafet, Melahirkan Generasi” pun dapat diterjemahkan dalam kegiatan nyata bagi masyarakat Labuhanbatu. (Red)










