Selain menjalankan tugas pembinaan teritorial, personel TNI juga aktif membangun komunikasi dengan masyarakat. Langkah itu dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku peredaran narkotika di wilayah binaan.
Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P menegaskan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dan masyarakat dalam memberantas narkoba.

“Narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa. Kodim 0209/LB bersama seluruh jajaran Koramil akan terus hadir membantu menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba,” tegas Dandim.
Ia juga mengajak masyarakat agar tidak takut melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika.
“Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif. Jika mengetahui adanya penyalahgunaan ataupun transaksi narkoba, segera laporkan kepada aparat agar bisa segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Warga Desa Pinang Dame menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan personel TNI. Menurut mereka, tindakan tersebut menjadi harapan baru dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

Terduga pelaku sabu berhasil diamankan di Desa Pinang Dame, Kecamatan Torgamba, Labuhanbatu, Selatan, saat diamankan di Makoramil 11/Kota Pinang
Peredaran narkotika kini tidak hanya menyasar wilayah perkotaan, tetapi mulai masuk ke lingkungan pedesaan. Karena itu, sinergi antara masyarakat, TNI, Polri, dan pemerintah desa dinilai sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut.
Kodim 0209/Labuhanbatu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya wilayah yang aman, kondusif, dan bebas narkoba. Langkah cepat di Torgamba menjadi bukti bahwa perang melawan narkotika terus dilakukan tanpa kompromi. (Red)










