Buara menutup dengan pesan evaluasi, “Ini baru terjadi sekali di RSUD Rantauprapat. Kami jadikan evaluasi dan perbaikan agar tidak terulang. Kami juga bertanggung jawab melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap petugas agar lebih hati-hati.” Tutupnya.
Sementara itu, perwakilan keluarga yang juga nenek pasien menyampaikan harapan di depan wartawan, “Cucu saya sehat dan tetap dalam pengontrolan dokter. Usianya 2 bulan, bukan 2 tahun seperti yang beredar. Kami berharap perhatian dari pemerintah dan pihak terkait agar pelayanan semakin baik.” Harapnya.
Dengan adanya klarifikasi resmi di konferensi pers, publik mendapat penjelasan lengkap bahwa pasien sehat dan kepesertaan BPJS-nya telah aktif kembali. RSUD Rantauprapat dan BPJS Kesehatan berkomitmen memperbaiki sistem administrasi agar kejadian serupa tidak terulang. (Afdillah)









