Menu

Mode Gelap
Pengabdian Terakhir Serda Edi Sofian Diantar Penuh Kehormatan Jamri dan Bulog Pastikan Stok Beras Labuhanbatu Aman hingga 2026 Maya Hasmita Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Daya Beli Warga Dandim 0209/Labuhanbatu Perkuat Sinergi Forkopimda Sambut Kajari Baru Koramil 01/AK Perkuat Sinergi P4GN, Perang Lawan Narkoba di Labura Makin Digencarkan Labuhanbatu Perketat Perlindungan Anak, Gadget Jadi Sorotan

Headline

Labuhanbatu Dorong Kawasan Sapi Potong, Sumut Buka Dukungan

badge-check


					Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, ST bersama Kepala Dinas Peternakan, Kepala Bappeda, Ketua TP PKK Labuhanbatu, dan jajaran terkait Perbesar

Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, ST bersama Kepala Dinas Peternakan, Kepala Bappeda, Ketua TP PKK Labuhanbatu, dan jajaran terkait

Fariz menegaskan, pengembangan peternakan bukan hanya berbicara soal produksi ternak. Program ini juga diarahkan untuk membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperluas perputaran ekonomi di daerah.

“Pada prinsipnya, apabila pihak kabupaten sudah siap, kami tidak memiliki kendala untuk membantu proses penyaluran program tersebut. Terlebih jika usulan disampaikan langsung oleh kepala daerah, tentu menjadi perhatian serius untuk segera ditindaklanjuti,” terang Fariz (Kamis, 06/05/2026).

Ia juga mengingatkan agar bantuan ternak nantinya benar-benar menyasar kelompok yang tepat. Menurutnya, ketepatan sasaran akan sangat menentukan keberhasilan program di lapangan.

“Bantuan ternak harus sesuai kebutuhan masyarakat daerah. Ketepatan sasaran akan menjadi faktor penting agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata,” pungkasnya.

Selama pertemuan berlangsung, kedua pihak membahas strategi lanjutan yang dapat segera diterapkan. Diskusi mengarah pada kesiapan kawasan, pola pembinaan kelompok peternak, dukungan infrastruktur, hingga penguatan tata kelola program.

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu memandang sektor peternakan sebagai salah satu pintu pertumbuhan ekonomi baru. Selain memperkuat ketahanan pangan, pengembangan sapi potong juga dinilai mampu membuka lapangan kerja dan memperbesar peluang usaha masyarakat di wilayah pedesaan.

Bagi Labuhanbatu, pembangunan sektor peternakan memiliki nilai strategis. Daerah ini selama ini memiliki basis pertanian dan perkebunan yang kuat. Jika sektor tersebut terhubung dengan peternakan, maka akan tercipta rantai ekonomi yang saling mendukung. Limbah pertanian dapat dimanfaatkan sebagai pakan. Aktivitas peternakan juga dapat menggerakkan perdagangan lokal dan jasa pendukung lainnya.

Kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi menjadi kunci utama. Sinergi itu dinilai penting agar program tidak berhenti pada tahap wacana, melainkan berlanjut menjadi kegiatan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berharap program sapi potong Labuhanbatu dapat berkembang menjadi kawasan peternakan unggulan yang produktif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jamri dan Bulog Pastikan Stok Beras Labuhanbatu Aman hingga 2026

11 Mei 2026 - 18:56 WIB

Maya Hasmita Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Daya Beli Warga

11 Mei 2026 - 18:44 WIB

Dandim 0209/Labuhanbatu Perkuat Sinergi Forkopimda Sambut Kajari Baru

11 Mei 2026 - 18:44 WIB

Koramil 01/AK Perkuat Sinergi P4GN, Perang Lawan Narkoba di Labura Makin Digencarkan

11 Mei 2026 - 18:33 WIB

Labuhanbatu Perketat Perlindungan Anak, Gadget Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 10:46 WIB

Trending di Daerah