Menu

Mode Gelap
Lapas Rantauprapat Perkuat Publikasi Pembinaan, PWI Siap Bersinergi 34 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi Dimusnahkan Polres Labuhanbatu Babinsa Kawal Bantuan Beras, Warga Negeri Lama Terbantu Kodim 0209/LB Dukung JPRMI Cetak Generasi Berkarakter Kodim 0209/Labuhanbatu Gelar Pengobatan Gratis, Warga Antusias Kapolres Labuhanbatu Dukung SDN 15 Rantau Selatan Tembus Nasional

News

Lapas Rantauprapat Perkuat Publikasi Pembinaan, PWI Siap Bersinergi

badge-check


					Pejabat Lapas Kelas IIA Rantauprapat, bersama Jajaran Pengurus PWI Labuhanbatu, di ruang kerja Kalapas, Jalan Juang 45, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Senin (21/09/2026) Perbesar

Pejabat Lapas Kelas IIA Rantauprapat, bersama Jajaran Pengurus PWI Labuhanbatu, di ruang kerja Kalapas, Jalan Juang 45, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Senin (21/09/2026)

AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat memperkuat komunikasi dengan insan pers untuk mendorong publikasi yang terarah, edukatif, dan berimbang mengenai program pembinaan warga binaan.

Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat Yosef Leonardo Sihombing bersama pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Labuhanbatu di ruang kerjanya, Jalan Juang 45, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Senin (21/09/2026).

Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya Lapas Rantauprapat membangun komunikasi terbuka dengan berbagai pemangku kepentingan. Yosef diketahui baru sekitar satu bulan menjalankan tugas sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat.

Menurut Yosef, hubungan dengan stakeholder perlu dibangun sejak awal agar berbagai program pemasyarakatan dapat dipahami masyarakat secara utuh.

“Kolaborasi dengan stakeholder terus kami lakukan. Kunjungan PWI ini menjadi dukungan positif bagi kami dalam menjalankan pelayanan dan pembinaan warga binaan,” ujar Yosef (Senin, 21/09/2026).

Ia menilai media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi mengenai aktivitas pembinaan di dalam Lapas. Publikasi yang tepat, kata dia, dapat membantu masyarakat memahami proses pemasyarakatan secara lebih objektif.

Yosef menyebut pembinaan di Lapas tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan pengawasan. Ada pula program kemandirian, pembinaan kerohanian, pendidikan, keterampilan, serta berbagai kegiatan yang diarahkan untuk mempersiapkan warga binaan kembali ke tengah masyarakat.

“Sudut pandang itu memungkinkan berbeda, tergantung melihatnya dari mana. Terpenting, informasi program pembinaan narapidana tersampaikan secara objektif dan berimbang kepada masyarakat,” kata Kalapas Kelas IIA Rantauprapat.

Karena itu, Lapas Rantauprapat ingin membuka komunikasi yang lebih konstruktif dengan media. Informasi mengenai kegiatan di dalam Lapas diharapkan tidak berhenti pada persoalan pelanggaran atau kasus hukum.

Yosef juga berharap pemberitaan dapat memperkenalkan sisi pembinaan yang selama ini belum banyak diketahui publik.

“Kami terus berupaya mengubah pandangan masyarakat agar Lapas tidak dianggap sebagai tempat tertutup atau angker. Masyarakat perlu mengetahui bahwa ada proses pembinaan yang berjalan di dalamnya,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

34 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi Dimusnahkan Polres Labuhanbatu

17 September 2026 - 18:04 WIB

Babinsa Kawal Bantuan Beras, Warga Negeri Lama Terbantu

14 September 2026 - 20:43 WIB

Kodim 0209/LB Dukung JPRMI Cetak Generasi Berkarakter

13 September 2026 - 18:14 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Gelar Pengobatan Gratis, Warga Antusias

11 September 2026 - 17:05 WIB

Kapolres Labuhanbatu Dukung SDN 15 Rantau Selatan Tembus Nasional

9 September 2026 - 18:02 WIB

Trending di News