Ketua PWI Kabupaten Labuhanbatu Erni Manja Hasibuan, S.E., M.M., mengatakan hubungan antara PWI dan Lapas Kelas IIA Rantauprapat selama ini telah berjalan dengan baik.
Menurutnya, kemitraan tersebut dapat dikembangkan melalui komunikasi yang terbuka. Media juga dapat menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai hukum dan sistem pemasyarakatan.

“Kita ingin kemitraan selama ini ke depannya semakin baik. Media massa dapat digandeng untuk menyebarkan edukasi seputar hukum dan sistem pemasyarakatan,” Pungkas Erni (Senin, 21/09/2026).
Ia menambahkan, wartawan memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi kepada publik secara berimbang. Karena itu, komunikasi antara lembaga pemasyarakatan dan media perlu terus dijaga.
Selain menyampaikan informasi, pemberitaan juga dapat membantu masyarakat memahami proses pembinaan warga binaan. Dengan begitu, publik memiliki gambaran yang lebih lengkap mengenai tugas dan fungsi Lapas.
Pertemuan PWI Labuhanbatu dengan jajaran Lapas Kelas IIA Rantauprapat berlangsung dalam suasana akrab. Kedua pihak saling bertukar pengalaman mengenai pelayanan publik, pembinaan warga binaan, serta peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Pertemuan tersebut sekaligus mempertegas ruang kolaborasi antara Lapas Rantauprapat dan PWI Labuhanbatu. Komunikasi yang terbuka diharapkan mampu menghasilkan publikasi yang informatif, proporsional, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat Yosef Leonardo Sihombing dan Ketua PWI Kabupaten Labuhanbatu Erni Manja Hasibuan, S.E., M.M.
Melalui sinergi tersebut, program pembinaan warga binaan dapat diketahui publik secara lebih luas. Pada saat yang sama, Lapas Rantauprapat dapat terus membangun pelayanan yang transparan dan komunikasi yang terbuka dengan masyarakat. (Fahmi)










