Rapat koordinasi pengendalian inflasi tersebut membahas berbagai langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga pasokan pangan. Selain itu, dibahas pula pentingnya penguatan distribusi bahan pokok dan stabilitas harga di pasar.

Dalam kesempatan yang sama, kegiatan nasional tersebut turut dirangkaikan dengan launching Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi secara hybrid. Agenda itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pendidikan antikorupsi sejak dini di lingkungan pendidikan dan pemerintahan.
Kehadiran kepala daerah dalam rapat nasional itu menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Pengendalian inflasi dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mempertahankan stabilitas ekonomi masyarakat di tengah tantangan global.
Turut mendampingi Bupati Labuhanbatu dalam kegiatan tersebut yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Ir. Hasan Heri Rambe, Asisten II Drs. Ikramsyah Putra Nasution, Kepala Bappeda, Kepala Bapenda, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Kabag Perekonomian.
Dengan koordinasi rutin antara pemerintah pusat dan daerah, pengendalian inflasi di Kabupaten Labuhanbatu diharapkan semakin optimal. Pemerintah daerah juga menargetkan kestabilan harga pangan tetap terjaga sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.
Pengendalian inflasi Labuhanbatu menjadi salah satu fokus utama Pemkab pada tahun 2026. Stabilitas harga bahan pokok dan ketersediaan pangan dipastikan terus dipantau demi menjaga daya beli masyarakat. (Red)









