FIFA dalam artikel lain yang diterbitkan 31 Agustus 2026 menyoroti perjalanan Messi sejak dirinya sempat mengumumkan pensiun pada 2016 hingga akhirnya benar-benar meninggalkan tim nasional pada 2026. Sepuluh tahun setelah sempat ingin pergi, Messi akhirnya benar-benar menutup pintu tersebut.

Dalam pesannya, Messi juga menyinggung pemain-pemain muda Argentina. Keputusan pensiun tidak hanya berkaitan dengan usia. Messi memahami bahwa tim nasional harus mulai memberikan kesempatan lebih besar kepada generasi berikutnya.
Argentina kini harus mencari sosok yang mampu mengisi ruang besar yang ditinggalkan sang kapten. Tugas tersebut tentu tidak mudah. Messi bukan hanya kapten.
Ia juga menjadi wajah sepak bola Argentina selama lebih dari satu dekade. Namun, setiap generasi pada akhirnya akan berganti. Argentina memiliki pemain-pemain muda yang kini harus mengambil peran lebih besar.
Mereka tidak harus menjadi Messi berikutnya. Mereka hanya perlu membangun cerita mereka sendiri.
Keputusan Messi juga datang setelah sang ayah, Jorge Messi, meninggal dunia pada 8 Agustus 2026. Menurut laporan FIFA yang diterbitkan 31 Agustus 2026, Messi sebenarnya telah menulis pesan perpisahannya pada 21 Juli, dua hari setelah final Piala Dunia 2026.
Pesan itu kemudian baru dipublikasikan setelah kepergian ayahnya. CBS News dalam laporan yang diperbarui 31 Agustus 2026 juga memberitakan bahwa situasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan emosional Messi sebelum mengambil keputusan.










