Sementara itu, Ketua Mini Soccer Pemuda Negeri Lama, Randa Gawaldi berharap ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pemersatu pemuda. Ia menyampaikan:

“Turnamen ini bukan hanya mencari pemenang, tetapi membangun kekompakan dan karakter sportivitas antar tim.” Kata Randa.
Dari lokasi terpisah, Danramil 09/NL Kapten Cba. P. Matondang, SH, MH menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para panitia dan pemuda.
Ia menegaskan, “Mini soccer ini adalah bentuk pembinaan karakter melalui olahraga, membangun disiplin, kebersamaan, dan semangat berkompetisi yang sehat.” Tegas Danramil.
Turnamen ini diikuti 32 tim dengan sistem gugur. Laga perdana sore ini mempertemukan Fatih FC melawan Kakikukaku FC, yang menjadi pemanasan awal untuk euforia pertandingan-pertandingan berikutnya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap lahirnya bibit-bibit unggul yang kelak dapat membawa nama Labuhanbatu ke level yang lebih tinggi dalam dunia sepak bola daerah maupun nasional. (Red)








