Di lokasi terpisah, Danramil 08/Rantauprapat Kapten Inf. J. Sembiring menjelaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan MPLS merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membangun karakter generasi muda.

“Latihan PBB bukan sekadar mengajarkan baris-berbaris. Di dalamnya terdapat nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, kemampuan menerima arahan, serta semangat kebersamaan yang akan menjadi bekal penting bagi para siswa selama menempuh pendidikan,” ujar Kapten Inf. J. Sembiring.
Ia menambahkan bahwa karakter disiplin harus ditanamkan sejak dini agar para pelajar mampu menghadapi tantangan pendidikan maupun perkembangan zaman.
“Kami berharap para siswa dapat menerapkan nilai-nilai disiplin, menghargai guru, menaati peraturan sekolah, serta memiliki rasa cinta kepada bangsa dan negara. Itulah bekal yang akan membentuk generasi muda yang berkualitas,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 08/Rantauprapat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan karakter pelajar di wilayah binaan. Sinergi antara TNI dan dunia pendidikan diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sekaligus melahirkan generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Pelatihan PBB dalam kegiatan MPLS juga menjadi momentum bagi siswa baru untuk mulai mengenal pentingnya kebersamaan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan. Nilai-nilai tersebut tidak hanya bermanfaat selama berada di lingkungan sekolah, tetapi juga akan menjadi bekal ketika mereka berperan di tengah masyarakat.
Dengan pembinaan yang dilakukan Babinsa Koramil 08/Rantauprapat, diharapkan para peserta didik SMA Negeri 3 Rantau Utara mampu tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, serta memiliki semangat bela negara. Kehadiran TNI melalui program pembinaan teritorial ini sekaligus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas. (Red)









