Di sesi berikutnya, Wabup Jamri menyampaikan nota jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD. Ia menjawab satu per satu catatan lintas fraksi, mulai dari efektivitas program, optimalisasi pendapatan, hingga arah belanja prioritas.

Diskusi lintas fraksi ini memberi warna tersendiri dalam paripurna. Ada kritik, ada usulan, ada apresiasi semuanya menjadi mozaik dari proses demokrasi yang berjalan di tingkat daerah.
Bagi Jamri, semua pandangan itu bukan beban, melainkan bahan bakar untuk menyempurnakan rancangan APBD sebelum memasuki pembahasan teknis pada sidang-sidang lanjutan.
Paripurna yang Menjadi Penanda Awal Tahun Pembangunan
Ketika palu sidang kembali diketuk di akhir acara, ruang paripurna terasa seperti baru saja menutup satu babak penting namun sekaligus membuka babak baru.
Rancangan APBD 2026 kini melangkah ke tahap pembahasan yang lebih detail. Para anggota dewan dan perangkat daerah akan mengulik setiap angka, setiap program, setiap arah kebijakan dengan satu tujuan yang sama memastikan bahwa anggaran daerah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Labuhanbatu.
Dan dari podium paripurna hari itu, Wabup Jamri telah memberi sinyal bahwa Pemerintah Kabupaten siap melangkah dalam semangat kolaborasi yang sama besar dengan semangat pembangunan itu sendiri. (Afdillah)








