Menurutnya, apabila seluruh rantai distribusi berjalan sesuai aturan, maka kelangkaan LPG subsidi seharusnya tidak terjadi karena pasokan yang masuk ke Kabupaten Labuhanbatu masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Kalau distribusi berjalan sesuai ketentuan, sebenarnya kebutuhan masyarakat masih bisa terpenuhi. Yang perlu dijaga adalah agar LPG subsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima,” cetusnya.

Dengan tambahan 2.240 tabung LPG subsidi yang telah disalurkan serta pengawasan yang semakin diperketat, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu optimistis kondisi pasokan akan kembali normal dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah juga mengapresiasi langkah cepat Polres Labuhanbatu yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi LPG subsidi berjalan sesuai ketentuan.
Kini perhatian publik tertuju pada hasil pengawasan lanjutan terhadap agen dan pangkalan LPG subsidi. Sebab, berdasarkan hasil pemantauan pemerintah daerah, stok tersedia dan kuota tidak berkurang. Pertanyaan yang tersisa adalah bagaimana memastikan seluruh LPG subsidi tersebut benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak menerimanya. (Afdillah)










