Menu

Mode Gelap
FC Brastagi dan Korpri Sajikan Laga Silaturahmi Seru, Berakhir 3-2 Kurir Sabu 1 Kg Tumbang! Intel Kodim 0209/LB dan Polisi Bergerak Cepat Bupati Labuhanbatu Lantik Dewan Hakim MTQH, Kafilah Terbaik Mulai Disiapkan Rafly Mengamuk! Polres Tanjung Balai Hancurkan Ambisi Labuhanbatu dan Melaju ke 8 Besar MTQ Labusel 2026 Dibuka Meriah, Koramil 10/TM Turun Langsung Dampingi Kegiatan Koramil 11/KP Hadiri Harkitnas 2026, Sinergi TNI-Polri di Labusel Makin Solid

Feature

Bukan Sekadar Eksekusi: Cara Kapolres Labuhanbatu Menjaga Hukum dengan Hati

badge-check


					Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si terlihat aktif memantau langsung di lapangan. Ia tak hanya berdiri di titik aman, tetapi mendekati warga, berbicara dengan nada rendah, dan memastikan anggotanya tetap menahan diri, Rabu (28/01/2026) Perbesar

Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si terlihat aktif memantau langsung di lapangan. Ia tak hanya berdiri di titik aman, tetapi mendekati warga, berbicara dengan nada rendah, dan memastikan anggotanya tetap menahan diri, Rabu (28/01/2026)

Itulah sebabnya, sejak awal Kapolres menekankan satu hal kepada seluruh personel tidak boleh ada kekerasan, dalam bentuk apa pun.

“Walaupun dimaki, walaupun didorong, jangan dibalas. Tidak ada kekerasan verbal, tidak ada kekerasan fisik. Kedepankan sikap humanis,” ujarnya dalam arahan.

Arahan itu bukan formalitas. Sepanjang pelaksanaan eksekusi, AKBP Wahyu terlihat aktif memantau langsung di lapangan. Ia tak hanya berdiri di titik aman, tetapi mendekati warga, berbicara dengan nada rendah, dan memastikan anggotanya tetap menahan diri.

Di beberapa titik, suasana berlangsung haru. Sejumlah warga memilih menerima putusan pengadilan. Dengan tangan sendiri, mereka membongkar rumah, mengangkat perabot, dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dibawa. Tangis tertahan terdengar, namun tak berubah menjadi amarah.

Di tengah proses tersebut, sebuah momen kecil menjadi gambaran besar tentang kepemimpinan Kapolres Labuhanbatu.

Seorang warga, diduga kelelahan dan terpukul secara emosional, tampak hampir pingsan setelah rumahnya dieksekusi. Tanpa ragu, AKBP Wahyu mendekat. Ia memberikan air mineral, menenangkan warga tersebut, dan memastikan kondisinya stabil.

Tidak ada kamera yang diminta. Tidak ada gestur berlebihan. Hanya tindakan spontan seorang pemimpin yang melihat warganya sebagai manusia, bukan objek pengamanan.

Bagi AKBP Wahyu Endrajaya, kehadiran Polri di lapangan bukan semata menjalankan perintah hukum, tetapi memastikan hukum ditegakkan tanpa menghilangkan rasa kemanusiaan.

“Polri hadir untuk masyarakat. Dalam setiap kegiatan, kami mengutamakan keselamatan, ketertiban, serta sisi kemanusiaan,” ujarnya kemudian.

Pengamanan eksekusi berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Polri bersinergi dengan unsur pemerintah daerah dan instansi terkait. Meski diwarnai dinamika, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FC Brastagi dan Korpri Sajikan Laga Silaturahmi Seru, Berakhir 3-2

25 Mei 2026 - 23:17 WIB

Kurir Sabu 1 Kg Tumbang! Intel Kodim 0209/LB dan Polisi Bergerak Cepat

23 Mei 2026 - 11:16 WIB

Bupati Labuhanbatu Lantik Dewan Hakim MTQH, Kafilah Terbaik Mulai Disiapkan

21 Mei 2026 - 19:12 WIB

Rafly Mengamuk! Polres Tanjung Balai Hancurkan Ambisi Labuhanbatu dan Melaju ke 8 Besar

21 Mei 2026 - 08:55 WIB

MTQ Labusel 2026 Dibuka Meriah, Koramil 10/TM Turun Langsung Dampingi Kegiatan

20 Mei 2026 - 19:27 WIB

Trending di News