Tidak ada bentrokan. Tidak ada kekerasan. Tidak ada eskalasi emosi yang berujung chaos. Di balik itu, ada kepemimpinan yang memilih jalan sunyi, menahan ego, mengedepankan empati, dan memimpin dengan keteladanan.

Seorang Polisi Wanita (Polwan) Polres Labuhanbatu dengan penuh empati membantu mengevakuasi seorang anak kecil ke tempat aman saat pengamanan eksekusi lahan di Padang Halaban
Di Padang Halaban hari itu, AKBP Wahyu Endrajaya menunjukkan bahwa seragam kepolisian bukan hanya simbol kewenangan, tetapi juga simbol tanggung jawab moral.

Bahwa pengamanan eksekusi, betapapun beratnya, masih bisa dijalankan dengan hati.
Dan di tengah cerita panjang konflik lahan, sikap humanis itu menjadi catatan tersendiri tentang bagaimana negara hadir, tanpa harus melukai. (Afdillah)









