Menu

Mode Gelap
Dandim Hanung Bongkar Duduk Perkara Lembu Viral, TNI Disebut Tak Terlibat Wabup Jamri Resmikan KCP Bank Sumut Sei Berombang, Akses Keuangan Masyarakat Makin Dekat Pengabdian Tak Terlupakan, Polres Labuhanbatu Antar Aiptu Selamet Suheri ke Peristirahatan Terakhir HUT ke-76 Kodam I/BB, Dandim Labuhanbatu Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim Momentum HUT Kodam I/BB, Dandim Labuhanbatu Perkuat Disiplin dan Loyalitas Viral di Medsos, Sarang Narkoba Kampung Baru Akhirnya Digrebek

Hukum & Kriminal

Dandim Hanung Bongkar Duduk Perkara Lembu Viral, TNI Disebut Tak Terlibat

badge-check


					Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji saat memaparkan kepada rekan-rekan wartawan terkait perkembangan kasus Agrinas, narkoba serta polemik lembu viral yang melibatkan pihak MS dan J, di Aula Makodim Serbaguna, Minggu (28/06/2026) Perbesar

Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji saat memaparkan kepada rekan-rekan wartawan terkait perkembangan kasus Agrinas, narkoba serta polemik lembu viral yang melibatkan pihak MS dan J, di Aula Makodim Serbaguna, Minggu (28/06/2026)

Lebih lanjut Redaksi AkarRumput juga memperoleh video klarifikasi yang beredar luas di media sosial dari pihak berinisial J melalui kuasa hukumnya.

Dalam video tersebut, pihak J menyampaikan bahwa dirinya telah membuat laporan polisi terkait dugaan penyebaran berita bohong dan pencemaran nama baik yang dianggap merugikan dirinya sekaligus menyeret nama institusi TNI ke dalam konflik yang sedang berlangsung.

Kuasa hukum pihak J secara tegas membantah adanya keterlibatan anggota TNI dalam pengambilan ternak yang menjadi objek sengketa antara pihak J dan MS.

“Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada oknum TNI yang terlibat di dalam pengambilan lembu. Jangan merusak citra TNI dalam persoalan ini,” tegas kuasa hukum pihak J dalam video yang diterima AkarRumput (Minggu, 28/06/2026).

Pihak J juga menegaskan bahwa video yang beredar memperlihatkan jalan umum yang berada di depan areal perkebunan mereka dan bukan lokasi pengambilan ternak yang dipersoalkan.

“Perlu kami tegaskan bahwa video tersebut menunjukkan jalan umum atau jalan raya di depan areal kebun kami. Pengambilan lembu berada di dalam kebun dan dilakukan oleh anggota kami sendiri,” imbuhnya.

Menurut pihak J, narasi yang menyebut adanya keterlibatan institusi TNI dalam pengambilan ternak tidak sesuai dengan fakta yang mereka ketahui.

“Kami dengan tegas menyampaikan tidak ada keterlibatan sedikit pun anggota TNI dalam pengambilan lembu di lahan milik klien kami. Jadi jangan benturkan persoalan ini dengan institusi TNI,” paparnya.

Pihak J juga meminta masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami berharap masyarakat berhenti menyebarkan berita bohong dan informasi yang belum jelas kebenarannya. Kami juga meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan yang telah kami sampaikan sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wabup Jamri Resmikan KCP Bank Sumut Sei Berombang, Akses Keuangan Masyarakat Makin Dekat

25 Juni 2026 - 18:26 WIB

Pengabdian Tak Terlupakan, Polres Labuhanbatu Antar Aiptu Selamet Suheri ke Peristirahatan Terakhir

24 Juni 2026 - 18:58 WIB

HUT ke-76 Kodam I/BB, Dandim Labuhanbatu Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim

24 Juni 2026 - 18:14 WIB

Momentum HUT Kodam I/BB, Dandim Labuhanbatu Perkuat Disiplin dan Loyalitas

24 Juni 2026 - 18:01 WIB

Viral di Medsos, Sarang Narkoba Kampung Baru Akhirnya Digrebek

24 Juni 2026 - 11:43 WIB

Trending di Hukum & Kriminal