Menu ✖

Mode Gelap
Satgas TMMD 130 Gali Lubang Septic Tank, MCK Warga Aek Batu Disiapkan TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Bedah Rumah Tukirin, Buruh Tani di Wonosari Kalapas Yosef L Sihombing Hadiri Paripurna Hari Jadi Labuhanbatu TMMD ke-130 Kodim 0209/LB, Warga Aek Batu Serbu Pengobatan Gratis Hasnah Pimpin KORMI Labuhanbatu, Suara 7–5 Jadi Penentu TMMD ke-130 Pasang Tandon Air, Warga Aek Batu Dukung Sumur Bor

Daerah

HKN 2026, Pemkab Labuhanbatu Soroti Lonjakan Kasus Kekerasan Anak

badge-check


					HKN 2026, Pemkab Labuhanbatu Soroti Lonjakan Kasus Kekerasan Anak Perbesar

AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu memanfaatkan momentum Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) Kelompok I untuk mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap anak. Melalui amanat Bupati Labuhanbatu yang dibacakan Asisten I Setdakab Labuhanbatu, Drs. Sarimpunan Ritonga, M.Pd., seluruh orang tua diajak menjadikan rumah sebagai tempat paling aman bagi tumbuh kembang anak.

Upacara berlangsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (17/07/2026), dan diikuti para aparatur sipil negara (ASN), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), staf ahli, asisten, serta pejabat lainnya.

Selain menjadi agenda rutin setiap bulan untuk memperkuat disiplin dan profesionalisme ASN, HKN kali ini juga diisi dengan pesan khusus mengenai perlindungan anak menjelang peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2026.

Dalam amanat Bupati Labuhanbatu disebutkan bahwa aparatur pemerintah tidak hanya dituntut memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial yang berkembang, termasuk meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak.

Data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) menunjukkan sepanjang Januari hingga Juni 2026 terdapat 23 kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Labuhanbatu.

Angka tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena kekerasan yang dialami anak tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga memengaruhi perkembangan mental, psikologis, dan masa depan mereka.

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga bersama. Mereka membutuhkan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang agar dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang berkualitas.

“Anak-anak adalah mutiara berharga, titipan yang suci, dan pondasi utama dari tegaknya sebuah bangsa di masa depan. Namun, realita saat ini sangat memprihatinkan. Kekerasan fisik, psikis, penelantaran, perundungan (bullying), hingga kejahatan seksual masih terus terjadi,” ujar Asisten I saat membacakan pidato tertulis Bupati Labuhanbatu.

Tidak hanya ancaman di lingkungan sekitar, perkembangan teknologi digital juga menjadi perhatian pemerintah. Penggunaan gawai tanpa pengawasan dinilai membuka peluang terjadinya cyberbullying maupun eksploitasi anak melalui media digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas TMMD 130 Gali Lubang Septic Tank, MCK Warga Aek Batu Disiapkan

17 Oktober 2026 - 23:59 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Bedah Rumah Tukirin, Buruh Tani di Wonosari

17 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Kalapas Yosef L Sihombing Hadiri Paripurna Hari Jadi Labuhanbatu

16 Oktober 2026 - 19:08 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0209/LB, Warga Aek Batu Serbu Pengobatan Gratis

16 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Hasnah Pimpin KORMI Labuhanbatu, Suara 7–5 Jadi Penentu

16 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Trending di News