FGD P4GN tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi lintas sektor agar program pencegahan narkoba dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, edukasi mengenai dampak buruk narkoba juga disampaikan kepada peserta agar dapat diteruskan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

Di tempat terpisah, Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P menegaskan komitmen jajaran Kodim 0209/LB dalam mendukung penuh program P4GN di wilayah Labuhanbatu Raya.
“Kodim 0209/LB siap mendukung langkah pemerintah daerah, kepolisian, dan BNN dalam menjalankan program P4GN. Kita ingin generasi muda terlindungi dari ancaman narkoba demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” tegas Dandim (Senin, 11/05/2026).
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar. Menurutnya, perang melawan narkoba merupakan tanggung jawab bersama demi menyelamatkan masa depan bangsa.
Kegiatan FGD P4GN di Labuhanbatu Utara itu diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan narkoba sejak dini. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan warga, upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba diyakini dapat terwujud.
Selain memperkuat koordinasi antarinstansi, kegiatan tersebut juga menjadi langkah strategis dalam membangun komitmen bersama menghadapi ancaman narkotika yang saat ini semakin mengkhawatirkan. Generasi muda disebut menjadi kelompok yang paling rentan terhadap penyalahgunaan narkoba sehingga perlu perlindungan dan pengawasan dari seluruh pihak.
Dengan digelarnya FGD P4GN tersebut, pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda berharap angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Labuhanbatu Utara dapat ditekan. Program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat juga akan terus diperluas agar perang melawan narkoba dapat dilakukan secara masif dan berkelanjutan. (Red)










