AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-40 tingkat kabupaten tahun 2026. Agenda keagamaan tahunan itu dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 24 Mei 2026 di Ex Terminal Padang Bulan, Rantauprapat.
Kesiapan pelaksanaan dibahas dalam rapat koordinasi di ruang data dan karya Kompleks Kantor Bupati Labuhanbatu, Jumat (08/05/2026). Rapat dipimpin oleh Asisten I Setdakab Labuhanbatu, Sarimpunan Ritonga.

Agenda tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh unsur teknis, administrasi, pemondokan, hingga pengamanan berjalan sesuai rencana. Pemerintah daerah menilai pelaksanaan MTQ Labuhanbatu 2026 bukan hanya agenda seremonial. Kegiatan ini juga diarahkan sebagai ruang pembinaan generasi muda yang religius, berkarakter, dan berprestasi.
Dalam arahannya, Sarimpunan Ritonga menegaskan bahwa MTQ dan FSQ memiliki nilai strategis bagi pembinaan keagamaan di daerah.
“Selain sebagai syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi sarana menjaring kafilah terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Labuhanbatu di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Sarimpunan (Jumat, 08/05/2026).
Ia meminta seluruh panitia bekerja lebih detail sejak tahap awal. Menurutnya, persiapan yang matang akan sangat menentukan kualitas pelaksanaan di lapangan.
“Seluruh kebutuhan harus dipersiapkan dengan baik agar pelaksanaan berjalan lancar, tertib, dan sesuai harapan bersama,” katanya.
Rapat tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Hasan Heri Rambe. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kelengkapan administrasi sebelum agenda dimulai.
“Sebelum pelaksanaan, administrasi harus disiapkan lebih dahulu sesuai aturan yang berlaku,” tegas Sekda (Jumat, 08/05/2026).
Selain administrasi, perhatian juga diarahkan pada kesiapan sarana bagi para peserta. Fasilitas pendukung dinilai penting karena akan digunakan selama beberapa hari pelaksanaan.
Sekda meminta panitia memastikan seluruh kebutuhan kafilah, dewan hakim, serta tamu undangan benar-benar siap sebelum hari pembukaan. Ia juga mendorong koordinasi lintas sektor agar seluruh unsur bergerak dalam satu jalur kerja.
Aspek keamanan dan kelancaran lalu lintas ikut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu meminta dukungan Polres Labuhanbatu agar arus kendaraan di sekitar lokasi tetap tertib selama kegiatan berlangsung.
Kepadatan kendaraan diperkirakan meningkat karena lokasi kegiatan berada di kawasan strategis pusat kota. Karena itu, pengaturan lalu lintas dinilai perlu dirancang lebih awal agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.









