Sementara itu, Camat Rantau Utara Napsir Rambe, yang bertindak sebagai tuan rumah pelaksanaan, melaporkan bahwa kesiapan pemondokan bagi kafilah dan dewan juri mulai dituntaskan.

“Pemondokan sudah kami koordinasikan. Terdapat 22 rumah warga di sekitar lokasi yang akan digunakan untuk menampung kafilah maupun dewan juri,” jelas Camat Rantau Utara (Jumat, 08/05/2026).
Keberadaan rumah warga sebagai lokasi pemondokan dinilai memberi nilai tersendiri. Selain mendukung kebutuhan teknis, pola ini juga dapat memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan MTQ Labuhanbatu 2026.
Setelah penyampaian laporan, rapat dilanjutkan dengan pemaparan teknis dari pihak event organizer. Materi yang disampaikan mencakup rancangan panggung utama, tata ruang arena, alur kegiatan, kebutuhan perlengkapan, serta skema teknis pelaksanaan.
Sejumlah peserta rapat kemudian memberikan masukan. Beberapa poin yang dibahas meliputi kesiapan kebersihan lingkungan, pengaturan parkir, kenyamanan peserta, akses transportasi, serta dukungan pelayanan umum di sekitar arena kegiatan.
Kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu perhatian utama. Pemerintah daerah menilai keberhasilan pelaksanaan tidak hanya bergantung pada panitia inti, tetapi juga pada dukungan aktif seluruh unsur terkait.
Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Polres Labuhanbatu, para Staf Ahli Bupati, para camat se-Kabupaten Labuhanbatu, perwakilan organisasi perangkat daerah, para lurah se-Kecamatan Rantau Utara, Ketua LPTQ Labuhanbatu, Ketua LASQI Labuhanbatu, perwakilan Kementerian Agama Labuhanbatu, Ketua MUI Labuhanbatu, tokoh agama, dan unsur lainnya.
Pelaksanaan MTQ ke-55 dan FSQ ke-40 Kabupaten Labuhanbatu diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an dan seni qasidah. Agenda ini juga diharapkan memperkuat syiar Islam, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta melahirkan kafilah terbaik dari daerah.
Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, pemerintah daerah kini menargetkan seluruh kebutuhan dapat dituntaskan sebelum hari pembukaan. Bila seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, Ex Terminal Padang Bulan Rantauprapat akan menjadi pusat kegiatan keagamaan terbesar di Labuhanbatu pada Mei 2026. (Red)









