Sementara itu, di Rantau Utara, tiga unit truk sampah jenis ambrol akan menjadi tulang punggung pengangkutan sampah di kawasan permukiman padat dan pusat aktivitas masyarakat. Camat Rantau Utara, M. Napsir Rambe, menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan armada tersebut secara efektif.
“Kami berkomitmen mengoperasikan truk ini secara maksimal, menjangkau wilayah-wilayah prioritas, dan meningkatkan kebersihan lingkungan Rantau Utara,” kata Napsir.

Penyerahan armada kebersihan ini juga sejalan dengan program Labuhanbatu Cerdas dan Bersinar, serta kebijakan efisiensi belanja daerah sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden terkait APBD dan APBN Tahun 2025. Di tengah tuntutan pengelolaan anggaran yang cermat, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu memilih fokus pada sektor yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Lebih dari sekadar kebijakan administratif, langkah ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak selalu diwujudkan melalui proyek besar dan monumental. Kadang, pembangunan hadir dalam bentuk truk sampah yang bekerja setiap hari menyusuri gang-gang permukiman, pasar, dan pusat aktivitas warga mengangkut sisa-sisa aktivitas manusia demi menjaga lingkungan tetap layak huni.

Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM, menyerahkan tiga unit truk sampah ambrol kepada Kecamatan Rantau Utara, Rabu (10/12/2025)
Dari lima unit truk yang diserahkan, tersimpan harapan besar. Harapan akan lingkungan yang lebih bersih, udara yang lebih sehat, dan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga ruang hidup bersama. Dari Rantau Utara hingga Rantau Selatan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menegaskan satu pesan penting: membangun daerah dimulai dari merawat hal-hal paling mendasar.
Sebab Labuhanbatu yang bersih dan bersinar bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil dari kerja bersama antara kebijakan yang berpihak, aparatur yang bekerja, dan masyarakat yang peduli. (Afdillah)









