Di tengah tekanan yang terus diberikan lawan, Polres Tanjung Balai justru mampu memperbesar keunggulan. Rafly kembali menunjukkan ketajamannya melalui gol kedua pada menit ke-60.
Tidak berhenti sampai di situ, Rafly kembali mencetak gol ketiganya hanya lima menit berselang. Hattrick tersebut sekaligus mengunci kemenangan Tanjung Balai menjadi 3-1 atas Polres Labuhanbatu.

Kemenangan itu disambut meriah oleh para pemain dan official Polres Tanjung Balai. Hasil tersebut memastikan mereka melangkah ke babak 8 besar Pekan Olahraga Polda Sumut cabang sepak bola.
Salah satu official tim Polres Tanjung Balai menyebut kemenangan itu merupakan hasil kerja keras seluruh pemain selama turnamen berlangsung.
“Seluruh pemain tampil disiplin dan mampu menjalankan instruksi dengan baik. Kami bersyukur bisa membawa Tanjung Balai lolos ke babak 8 besar,” ujarnya (Rabu, 21/05/2026).
Sementara itu, kubu Polres Labuhanbatu tetap mendapat apresiasi karena mampu memberikan perlawanan hingga akhir pertandingan. Meski gagal lolos, semangat juang para pemain tetap terlihat sepanjang laga berlangsung.
Pertandingan final zona Grup D tersebut juga menjadi salah satu duel paling menarik dalam rangkaian Pekan Olahraga Polda Sumut tahun 2026. Intensitas tinggi, jual beli serangan, hingga drama kartu kuning membuat atmosfer pertandingan terasa seperti laga profesional.
Dengan hasil ini, Polres Tanjung Balai semakin percaya diri menghadapi persaingan di babak 8 besar. Ketajaman lini depan dan solidnya permainan tim menjadi modal penting untuk menghadapi lawan berikutnya.
Di sisi lain, Polres Labuhanbatu harus mengakhiri perjuangan mereka di turnamen tahun ini. Meski demikian, penampilan mereka tetap menunjukkan kualitas dan semangat sportivitas yang tinggi selama kompetisi berlangsung.
Kemenangan atas Polres Labuhanbatu sekaligus menegaskan bahwa Polres Tanjung Balai layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat dalam perburuan gelar Pekan Olahraga Polda Sumut cabang sepak bola tahun 2026. (Afdillah)










