Menu

Mode Gelap
Jangan Giring Opini! Arjan Priadi Ritonga Tegaskan Fakta di Balik Isu NasDem Digerebek di Sekolah, Buruh Tani Tertangkap Simpan Sabu Dandim 0209/LB Turun ke Desa, Rangkul Tokoh NA IX-X Perkuat Sinergi MTQ Kualuh Hulu Dibuka, TNI Dorong Generasi Qur’ani yang Kuat dan Berakhlak Polsek Na IX-X Tangkap Pengedar Sabu di Gubuk Ladang, Warga Resah Akhirnya Terjawab PAAR Kuala Beringin: Sinergi TNI dan PKK Cetak Generasi Tangguh

Daerah

Rakor Pascabencana, Labuhanbatu Siap Percepat Rehabilitasi

badge-check


					Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Medan, Senin (12/01/2026) Perbesar

Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Medan, Senin (12/01/2026)

AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu – Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Senin (12/01/2026).

Rakor tersebut dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, serta dihadiri Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, Wakil Menteri PPRA Veronica Tan, Kepala BNPB RI Letjend TNI Dr. Suharyanto, para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, serta unsur terkait lainnya.

Agenda ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana banjir dan longsor.

Dalam laporannya, Gubernur Sumatera Utara menyampaikan bahwa bencana alam di Sumut berdampak besar terhadap masyarakat.

“Jumlah pengungsi mencapai 3.671 KK atau 13.690 jiwa, sementara warga terdampak tercatat 479.325 KK atau 180.482 jiwa. Korban meninggal 375 jiwa, luka-luka 205 jiwa, dan hilang 41 jiwa,” ujar Bobby.

Ia juga memaparkan kerusakan infrastruktur di sejumlah daerah seperti Langkat, Medan, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, Nias Utara, Nias Selatan, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara. Kerusakan meliputi 23 ruas jalan nasional, 4 jembatan nasional, 25 ruas jalan provinsi, serta 8 jembatan provinsi.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa rakor ini menjadi bagian dari evaluasi pemulihan pemerintahan dan sosial kemasyarakatan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kami ingin memastikan seluruh indikator pemulihan berjalan, sekaligus melakukan rekapitulasi sarana dan prasarana yang terdampak banjir dan longsor,” kata Tito.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jangan Giring Opini! Arjan Priadi Ritonga Tegaskan Fakta di Balik Isu NasDem

16 April 2026 - 18:31 WIB

Digerebek di Sekolah, Buruh Tani Tertangkap Simpan Sabu

16 April 2026 - 15:49 WIB

Dandim 0209/LB Turun ke Desa, Rangkul Tokoh NA IX-X Perkuat Sinergi

16 April 2026 - 12:36 WIB

MTQ Kualuh Hulu Dibuka, TNI Dorong Generasi Qur’ani yang Kuat dan Berakhlak

16 April 2026 - 10:35 WIB

Polsek Na IX-X Tangkap Pengedar Sabu di Gubuk Ladang, Warga Resah Akhirnya Terjawab

16 April 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline