Ia menekankan tiga strategi utama daerah. Pertama, penyuluh dan Satgas Swasembada Pangan diminta turun langsung ke desa. Edukasi tidak boleh berhenti di ruang rapat. Petani padi, cabai, dan peternak harus mendapat pendampingan langsung.

Kedua, Pemkab Labuhanbatu akan memprioritaskan dukungan terhadap kelompok tani. Fasilitas, bantuan, dan pendampingan diarahkan untuk meningkatkan hasil produksi dan menekan risiko gagal panen.
Ketiga, Pemkab menyiapkan Program Desa Contoh. Program ini mengintegrasikan pertanian dan peternakan melalui pelatihan intensif dan berkelanjutan.
“Target kita jelas. Petani tidak hanya bertahan, tetapi naik kelas dan sejahtera,” pungkas Wabup Jamri. (Red)









