Menurutnya, kegiatan itu menjadi bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar setiap pengurus memahami tugas pokok dan fungsi sesuai bidang masing-masing.

“Bimtek ini ditargetkan menjadi media transfer ilmu agar para kader dapat lebih memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, yang nantinya wajib disebarluaskan sekembalinya ke daerah,” katanya.
Rapat juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam sistem pelaporan kegiatan PKK. Penggunaan aplikasi SIPANDA menjadi perhatian utama karena menjadi salah satu indikator penilaian dari TP PKK Provinsi Sumatera Utara.
Melalui sistem tersebut, laporan harian, bulanan, hingga tahunan diharapkan dapat disampaikan secara tepat waktu dan lebih akurat sehingga seluruh capaian program mudah dipantau.
Untuk memperkuat koordinasi, seluruh kegiatan yang dilaksanakan di tingkat kecamatan maupun desa dan kelurahan diminta selalu ditembuskan kepada TP PKK Kabupaten Labuhanbatu. Langkah itu dinilai penting agar sinkronisasi program dapat berjalan lebih efektif.
Tidak hanya itu, rapat turut membahas penguatan kolaborasi bersama pemerintah desa melalui optimalisasi Peraturan Bupati mengenai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Adat Desa.
Kemitraan tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan program PKK sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Menurut Ketua TP PKK, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan keluarga di setiap desa dan kelurahan.
Ia berharap seluruh kader terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan inovasi, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
“Mari kita jadikan rapat ini sebagai ajang silaturahmi, evaluasi, dan penguatan komitmen. PKK bukan hanya organisasi, tetapi gerakan nyata untuk mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, dan sejahtera menuju Labuhanbatu yang lebih maju. Dari PKK, untuk Indonesia,” pungkas Ny. Hj. Wan Juma Sari Dewi Jamri.
Melalui rapat bulanan terintegrasi tersebut, TP PKK Labuhanbatu menegaskan komitmennya memperkuat implementasi 10 Program Pokok PKK, memperluas pemberdayaan ekonomi keluarga, mendukung ketahanan pangan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan. Dengan sinergi yang terus diperkuat, berbagai target organisasi pada 2026 diharapkan dapat tercapai secara optimal. (Red)









