AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu – Gerakan kemanusiaan untuk membantu korban banjir dan longsor di Tapteng, Taput, Sibolga kini mengalir dari kalangan jurnalis Labuhanbatu.
Inisiatif ini bermula dari percakapan antara Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Labuhanbatu terpilih, Erni Manja Hasibuan, S.E., M.M., dan Ketua Yayasan Jurnalis Peduli Sosial (YJPS), Junaidi Marpaung.

Keduanya sepakat bahwa insan pers harus ikut bergerak, bukan sekadar melaporkan bencana dari jauh.
Dari obrolan singkat tersebut, Erni dan Junaidi segera menghubungi rekan-rekan lintas organisasi. Responsnya cepat. Dalam hitungan jam, berbagai wadah jurnalis menyatakan bergabung dalam aksi open donasi ini.
Gerakan ini kini melibatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Labuhanbatu, Yayasan Jurnalis Peduli Sosial (YJPS), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Labuhanbatu Raya, Media Center Polres Labuhanbatu, Pers Police Labuhanbatu, Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Labuhanbatu Raya, Satuan Wartawan (Satwar) Polres Labuhanbatu, PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) Labuhanbatu, Sahabat Polisi (SP) juga sejumlah komunitas wartawan lainnya yang sedang menyusul bergabung.
Erni Manja Hasibuan, sebagai Ketua PWI Labuhanbatu terpilih pada konferensi IX yang lalu, menegaskan bahwa dirinya tergerak setelah mengikuti update kondisi bencana yang memprihatinkan. Sebagai pemimpin baru PWI, ia ingin langkah awal kepemimpinannya punya makna sosial.
“Melihat situasi di Tapteng, Taput, Sibolga, Aceh, dan Sumbar, saya merasa kita tidak boleh menunggu. Saya sampaikan ke beberapa kawan, termasuk Ketua YJPS. Alhamdulillah semuanya langsung merespons. Ini bukan soal PWI saja, tapi gerakan kemanusiaan bersama,” ujar Erni (Minggu, 07/12/2025).
Ketua YJPS, Junaidi Marpaung, mengakui bahwa ide tersebut langsung disepakati karena selaras dengan kegiatan sosial yang mereka jalankan selama ini.
“Begitu Bu Erni menyampaikan, saya langsung setuju. YJPS memang terbiasa turun dalam aksi sosial. Semangatnya sama tidak ada yang berdiri sendiri, semuanya bergerak bersama,” tutur Junaidi (Minggu, 07/12/2025).








