Dari hasil interogasi awal, pelaku menyebut bahwa aktivitas penjualan ganja dilakukan untuk memperoleh keuntungan ekonomi. Namun polisi masih melacak jaringan pasokan dari pria bernama Ilyas yang disebut sebagai pemasok barang.
Saat ini, HS telah dibawa ke Polsek Bilah Hilir dan diproses sesuai hukum. Polsek Bilah Hilir juga berencana berkoordinasi dengan aparat di tingkat Polres guna menelusuri jaringan pemasok yang lebih besar.

“Kami tidak berhenti sampai di sini. Target berikutnya adalah memutus jalur suplai ke wilayah kami,” kata IPDA Rico menegaskan.
Warga sekitar menyambut baik tindakan cepat kepolisian. Kehadiran bandar narkoba yang beroperasi di lingkungan pemukiman sudah lama meresahkan, terutama karena dapat mempengaruhi anak muda setempat.
Bilah Hilir selama ini dikenal sebagai kawasan yang sebagian besar masyarakatnya hidup dalam keseharian yang tenang. Namun, masuknya peredaran ganja menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda di daerah tersebut.
Polsek Bilah Hilir mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkoba. Polisi menegaskan bahwa setiap informasi masyarakat sangat berharga.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama menjaga wilayah kita. Jika melihat, mendengar, atau mengetahui transaksi narkoba, segera laporkan. Identitas pelapor kami rahasiakan,” tegas Kapolsek AKP Armen Faisal.

Penangkapan ini menjadi bagian dari operasi berkelanjutan dalam program pemberantasan narkoba di Labuhanbatu. Kepolisian berkomitmen menghadirkan rasa aman bagi warga dan menciptakan lingkungan yang bersih dari pengaruh zat terlarang. (Ce ha/Red)









