Kelangkaan yang kini dikeluhkan warga juga kembali mengingatkan publik pada kasus pengoplosan LPG subsidi yang sebelumnya pernah diungkap aparat di wilayah Labuhanbatu Raya.

Mengutip pemberitaan Bidik Nasional yang tayang pada 06 September 2023, Polda Sumatera Utara bersama Polres Labuhanbatu pernah mengungkap dugaan praktik pengoplosan gas LPG 3 kilogram di wilayah Labuhanbatu Utara. Dalam pengungkapan tersebut, aparat mengamankan ratusan tabung gas beserta alat-alat yang diduga digunakan untuk memindahkan isi gas dari tabung subsidi ke tabung non-subsidi.
Kasus tersebut sempat menjadi perhatian publik karena dinilai berpotensi memengaruhi distribusi LPG subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil.
Kini, ketika gas 3 kilogram kembali langka di tengah masyarakat, warga berharap pemerintah daerah, pihak Pertamina, aparat penegak hukum, dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap jalur distribusi LPG subsidi mulai dari agen, pangkalan hingga tingkat pengecer.
Warga juga meminta adanya keterbukaan informasi mengenai stok dan distribusi gas 3 kilogram agar masyarakat tidak terus dibuat bingung di tengah sulitnya memperoleh gas yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari tersebut.
Bagi masyarakat kecil, satu tabung LPG 3 kilogram bukan sekadar barang kebutuhan rumah tangga. Ia adalah nyala dapur keluarga, penopang usaha kecil, dan bagian dari keberlangsungan hidup sehari-hari. Saat stok sulit dicari dan harga terus merangkak naik, yang paling merasakan dampaknya adalah masyarakat kecil. (Afdillah)










