Ia juga mengungkapkan keinginannya kelak mendapatkan pasangan hidup seorang boru Batak. Dengan latar belakang budaya dan adat istiadat yang kaya, Petrus memiliki ketertarikan mendalam terhadap adat Batak.
Hal tersebut menjadi salah satu pendekatan yang ia gunakan dalam pelayanan rohaninya di Sumatera Utara.

Dari Maluku, Sulawesi, hingga Sumatera Utara, perjalanan Petrus Kakiay menjadi potret nyata dedikasi seorang pelayan rohani muda yang setia melangkah, melintasi batas daerah demi panggilan iman dan pengabdian kepada sesama. (Ce Ha)









