Ia menambahkan, budaya lokal merupakan aset daerah yang memiliki nilai historis sekaligus potensi memperkuat sektor pariwisata apabila terus dikembangkan secara berkelanjutan.
Momentum Sedekah Bumi juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antarwarga. Masyarakat dari berbagai kalangan tampak mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekeluargaan. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa tradisi masih memiliki tempat penting dalam kehidupan sosial masyarakat.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan sekaligus mendoakan kemajuan Kabupaten Labuhanbatu.
“Mari kita bersama-sama mengetuk pintu langit dan memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Labuhanbatu beserta seluruh desa di dalamnya menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, daerah yang subur, makmur, aman, dan senantiasa mendapat rahmat serta ampunan Allah SWT,” pungkasnya.
Pelaksanaan Sedekah Bumi di Desa Wonosari menjadi bukti bahwa modernisasi tidak menghilangkan kecintaan masyarakat terhadap budaya leluhur. Dukungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu diharapkan mampu menjaga keberlangsungan tradisi tersebut sehingga tetap menjadi identitas daerah sekaligus diwariskan kepada generasi berikutnya. (Red)









