Kurikulum ekstra kurikuler tersebut nanti akan saya keluarkan Perbup nya untuk dilakukan atau dilaksanakan khusus di Kabupaten Labuhanbatu,”katanya. Ia juga meminta kepada para kepala sekolah, mana – mana infrastruktur maupun bangunan sekolah yang ingin diperbaiki bangunannya agar segera mengajukannya kepada Plt Kadis Pendidikan. “Supaya bisa kita anggarkan untuk di tahun depan, baik itu anggaran pusat maupun anggaran APBD, agar anak – anak bisa merasa nyaman dalam menimba ilmu di sekolah,”tuturnya. Secara tegas, Bupati pun mengecam keras jika ada anak – anak murid sekolah kita ini mendapat bully, dilecehkan maupun diskriminasi di sekolah. “Apalagi itu terjadi, saya akan memecat semua gurunya, baik itu guru – guru sekolah negeri maupun guru disekolah swasta,” tegasnya. Bupati juga menyampaikan Pemkab Labuhanbatu melalui Dinas Pendidikan sudah melarang sekolah melakukan pengutipan untuk kegiatan perpisahan dan studi banding. “Sekali lagi saya sampaikan kepada bapak ibu, bahwasanya Pemkab Labuhanbatu melarang sekolah melakukan acara perpisahan dan tidak melakukan pengutipan dengan alasan apapun terhadap siswa”. Menutup pidatonya, Bupati menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara yang sudah membuat atau menyelenggarakan acara festival lomba seni dan sastra siswa nasional jenjang Sekolah Dasar se- Kabupaten Labuhanbatu. “Terima kasih kepada Dinas Pendidikan melalui Bidang Pembina SD, dengan adanya kegiatan ini tentunya menjadi motivasi anak – anak kita untuk berani tampil, berkarya, dan menunjukkan bakat terbaik mereka dibidang seni dan sastra.” Tutupnya.










