Berdasarkan hasil pengecekan, pihak SPBE menyampaikan bahwa saat ini tersedia stok LPG sebanyak 77,249 ton di tangki timbun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 48,720 ton telah disalurkan. Selain itu, setiap hari sekitar 16.240 tabung LPG subsidi ukuran 3 kilogram didistribusikan kepada 10 agen yang selanjutnya menyalurkan kepada pangkalan resmi di wilayah Kabupaten Labuhanbatu.
Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas tidak menemukan adanya keterlambatan pengiriman maupun pengurangan kuota distribusi LPG subsidi dari tingkat SPBE. Ketersediaan stok juga dinyatakan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irwan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan dalam pendistribusian barang bersubsidi.
“Polres Labuhanbatu akan terus melakukan pengawasan dan pengecekan di lapangan guna memastikan distribusi LPG subsidi berjalan tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak menerimanya,” ujar AKP Aswin Irwan (Rabu, 03/06/2026).
Pernyataan tersebut menjadi bentuk komitmen Polres Labuhanbatu dalam merespons cepat berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat. Langkah turun langsung ke lapangan dinilai penting untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus memberikan kepastian kepada publik terkait ketersediaan LPG subsidi yang belakangan menjadi sorotan.
Meski hasil sidak menunjukkan stok dan distribusi di tingkat SPBE masih berjalan normal, Polres Labuhanbatu tidak berhenti sampai di situ. Jajaran Unit Pidsus Sat Reskrim Polres Labuhanbatu berencana melakukan pengecekan lanjutan terhadap agen dan pangkalan LPG subsidi yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Labuhanbatu.










